Sabtu, 20 Februari 2010

Tertib Berlalu Lintas, Cermin Kepribadian

Yup, bukan hanya sekedar slogan, Tertib Berlalu Lintas adalah Cermin Kepribadian, dengan kita tertib dalam berlalu lintas, entah itu ada petugas ataupun tidak, secara tidak langsung mencerminkan pribadi diri kita sendiri. Tentunya semua sudah tahu, apalagi anda yang tergabung dalam Black Car Community ataupun Black Motor Community, bahwa dalam berlalu lintas sudah diatur dalam undang-undang. Yang kesemuanya itu ada sanksi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. Segala peraturan yang ada tentunya sudah dibuat sedemikian rupa sehingga dapat membantu serta melindungi para pengguna jalan. Karena itu, mari kita selalu memperhatikan dan mempersiapkan segala sesuatu sebelum berkendara, baik itu yang berupa kelengkapan kendaraan atau mobil, maupun kelengkapan yang ada pada diri kita.
Misalnya, bila kita bepergian menggunakan sepeda motor, periksa dulu kondisi kendaraan, apakah sudah membawa dompet yang berisikan SIM dan STNK? apabila sudah, bawa juga kelengkapan yang menunjang keamanan kita dalam perjalanan. Yang pertama dan yang paling utama adalah helm. Usahakan agar selalu menggunakan helm standart, lalu jacket dan juga sarung tangan. Ketiga kelengkapan ini mungkin bisa dikatakan syarat wajib bagi pengendara sepeda motor. Selain mengikuti peraturan atau menaati peraturan yang ada, juga dapat melindungi diri sendiri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hem.. kiranya lebih kelihatan kereen kalau kelengkapan tersebut, baik helm, jacket maupun kaos tangan ada logonya djarum black...wah.. bisa tambah keren nih, iya kan? hehe.

Ohya, jangan lupa akan undang-undang lalu lintas yang terbaru, yaitu "light on" atau selalu menyalakan lampu baik di malam maupun siang hari. Bila sebelumnya light on disiang hari hanya dianjurkan, sekarang diwajibkan. Jika tidak menyalakan lampu utama di siang hari dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah).

Hemm, marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk menjadi pribadi yang anggun dengan selalu tertib dalam berlalu lintas.
Baca Selengkapnya »»

Ketika Air Sungai pun Menari


Yach, mungkin ketika kita melihat para SPG djarum black yang sedang menari, tentunya jantung kita berdebar-debar menahan... apa ya.. tau sendiri kan?hehe. Tapi.. coba bayangkan ketika sungai di depan rumah anda atau di daerah anda juga menari-nari.. wuih.. tentunya jantung anda juga berdebar-debar, tapi bukan menahan..tapi malah berdebar cemas, takut-takut airnya melompat ke darat, hehe. Coba perhatikan rekaman video di atas, video ini saya ambil di sungai yang hanya berjarak 10 meter dari rumah kos yang aku tempati. Yup, hujan deras yang mengguyur kota semarang hari jumat,19 februari kemarin, membuat debit sungai banjirkanal barat menjadi naik, aruspun semakin deras sehingga terlihat di sana air seolah olah menari-nari.
Hampir tak dapat dibayangkan, jika air sungai itu terus naik dan menghantam rumah penduduk, wah.. bisa-bisa habis tuh disambar air begitu derasnya. Mending kalau disambar sama SPGnya djarum black, hehe bisa lain lagi jadinya, hehe.

Hmmm...sebagaimana kita tahu, bahwa di negara tercinta ini, Indonesia, akhir-akhir ini banyak tertimpa musibah, entah itu musibah yang berada di darat, laut maupun di udara. Apalagi didukung dengan cuaca yang tidak menentu, banjir di mana-mana, tanah longsor pun merajalela. Ketahuilah, tiada asap tanpa api, tiada sesuatu hal melainkan ada penyebabnya, dan salah satu penyebab dari segala musibah yang terjadi adalah ulah dari manusianya itu sendiri.

Penggundulan hutan di mana-mana, pembuangan sampah dan limbah di sungai, hingga menyebabkan ketidak lancaran air, dan masih banyaaaaak lagi yang lainnya. Karena itu, marilah kita mulai dari diri kita sendiri, tidak usah menyuruh orang lain. Ketika semua orang memulai dari diri sendiri untuk menyadari, betapa penting merawat dan melestarikan bumi tercinta, tentunya semua hal-hal yang dapat menyebabkan musibah terjadi dapat diminimalisasi. Apalagi sekarang tengah gencar-gencarnya global warming. Hm...
Baca Selengkapnya »»

Senin, 15 Februari 2010

Memburu Djarum Black

Sebagaimana biasa, tiap akhir pekan, aku selalu menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman. Karena jarak Semarang-Kudus yang hanya 80 menit perjalanan membuat aku selalu melakukan rutinitas tersebut. Hmmm...tapi,aku pikir-pikir, perjalanan yang biasa-biasa saja dengan berteman motor tuaku itu lama-lama membuat bosan juga. Lalu, iseng-iseng aku pulang dengan membawa kamera pocket pinjeman dari teman, hehehe dengan niatan "memburu djarum black", maksudnya siap membidik, menfoto atau mengabadikan gambar djarum black yang aku temui di pinggir jalan.
Sore itu, aku mulai perburuanku setelah keluar dari kota semarang, di batas kota semarang-demak aku melihat gapura bertuliskan selamat datang kota demak yang berdiri dengan kokohnya. Namun setelah agak lama kulewati jalanan kota demak, tak satupun ku lihat adanya djarum black, hufff... memang sih, demak adalah kota kecil yang sepi, masih banyak ladang persawahan, pusat kotanya pun belum ramai banget, di median jalan pun masih kosong, tak ada baliho atau neon box yang berdiri di sana. Namun, akhirnya setelah menempuh jarak kurang lebih 10 km, aku menemukan sebuah warung kecil dengan spanduk djarum black menthol di atasnya, serasa aku mulai lega karena telah mendapatkan satu buruan, hehehe. Hingga aku masuk ke pusat kota demak, sebelum alun-alun kota demak, kembali aku menemukan baliho djarum black menthol super besar, berdiri kokoh di median jalan dekat terminal kota demak. Lagi-lagi aku tersenyum kecil sambil "menangkap" buruanku, hehe. Tapi, aku kok jadi sedikit heran, kok ke dua buruanku itu sama-sama djarum black menthol ya.. djarum black yang lain kok gak kelihatan ya, hmmm...mungkin saja warga demak paling doyan ama djarum black menthol yang rasanya super sejuk itu, hehehe. Dan, luar biasa sekali, aku kemudian menemukan lagi djarum black menthol, wah.. benar-benar kota demak kotanya djarum black menthol nih, hehe.



Ku lihat, matahari semakin malu dan mulai menenggelamkan dirinya, hingga aku meninggalkan kota demak. Kini, masuklah ke kota tercintaku , kota kudus, dengan diiringi adzan maghrib ku mulai menapaki kota kudus. Wah,rupanya kamera pocket yang aku pegang tak kuasa mengambil gambar di kegelapan malam, yach.. jadi sedikit kecewa, tapi.. tak apalah yang penting aku masih bisa memburu djarum black di kota kudus tercintaku. Setelah masuk kota kudus, aku serasa di sambut oleh deretan belasan neon box djarum black yang berada di median jalan. Suasana yang agak gelap membuat sinar lampu dari dalam neon box terlihat cerah dan jelas, waw..sungguh pemandangan yang indah. Dan, perburuan ini kuakhiri dengan mendapatkan baliho djarum black super besar yang ada hanya beberapa ratus meter dari pintu gerbang kota kudus tercinta.
Baca Selengkapnya »»

Jumat, 12 Februari 2010

Think Valentine, think Black

Yach, seperti kita tahu, bahwa sebagian orang memperingati tanggal 14 Februari sebagai hari Valentine. Yang mana sebagian orang tersebut belum tentu tahu asal muasal dari sejarah 14 Februari itu sendiri. Hem.. daripada pusing, mendingan think black aja, kayak slogannya djarum black aja, hehe, ya emang sih.. djarum black pembawa inspirasi. Kalo boleh aku tulis di sini, konon, cerita dari sejarah valentine yang paling tren adalah kisah dari Santo Valentinus yang diyakini hidup pada masa Kaisar Claudius II yang kemudian menemui ajal pada tanggal 14 Februari 269 M.  Di Indonesia perayaan valentine tergolong kontroversi, karena mayoritas penduduk Indonesia adalah umat Islam.

Sebenarnya dalam Islam tidak mengenal Hari Kasih Sayang, kasih sayang dalam Islam terhadap sesama tidaklah terbatas dengan waktu dan dimanapun berada, baik untuk keluarga, kerabat, dan sahabat yang semuanya masih dalam koridor-koridor agama Islam itu sendiri. Nabi Saw., bersabda : "Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. Bukhari). Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda : "Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" HR. Muslim.

Kemudian, dengan adanya perayaan hari valentine, dikhawatirkan bagi kaum muda-mudi yang tidak mengerti bisa saja terjerumus dalam hal-hal negatif dengan mentafsirkan kasih sayang di hari yang special ini. Firman Allah swt.: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Q.S. al-Israa':32), zina yaitu perbuatan yang dilarang oleh agama baik secara terang-terangan maupun yang tersembunyi. Oleh karena itu kita mesti sadar apa arti yang sesungguhnya sebuah kasih sayang.

Lepas dari semua itu, mari kita kembali untuk "think black" dengan tidak menerima mentah-mentah budaya barat yang masuk ke negara kita, tetapi mengolah, menelaah dan mengambil manfaat yang baik dari semuanya. "khud ma shofa wa da’ ma kadar", ambil yang baik dan tinggalkan yang buruk.
Baca Selengkapnya »»

Selasa, 02 Februari 2010

WISUDA, awal dari sebuah akhir

Yup, pada dasarnya Wisuda adalah pelepasan secara resmi mahasiswa/i oleh Universitas/ Sekolah Tinggi. Bagi sebagian orang, prosesi Wisuda adalah suatu prosesi yang Sakral, sehingga dibutuhkan keseriusan dalam mempersiapkan maupun melaksanakannya. Alhamdulillah, setelah berjuang selama 4 tahun 2 bulan, akhirnya kulewati proses Wisuda juga. Rasa haru bercampur bahagia meliputi suasana saat aku dan teman-teman seangkatan diwisuda. Yach, sejak 4 tahun yang lalu itu aku menimba ilmu di Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer (STEKOM) Semarang, mengambil jurusan Desain Grafis (S1), akhirnya susah payah itu terbayarkan seiring dengan berakhirnya proses studi yang ditandai dengan Wisuda. Aku bersyukur pula, IPK yang kudapatkan tidak jelek-jelek amat.. mepeeet banget sbagai standar nilai cumlaude, yaitu 3,51 he..he.. Mungkin, saat ditanya : " Hmm, abis ini mau kerja di mana? " dengan spontan akupun menjawab : " Ah, aku mau nglamar di Djarum Black aja ah.. abis di Djarum Black selalu ada inovasi-inovasi baru, komplit lagi.. lihat aja program-programnya, ada Blackinnovationawards, Autoblackthrough goes to campus,Blackinnovationawards goes to campus dan masih banyaaaak lagi " (sambil membayangkan andai aku bener-bener jadi salah satu tim Djarum Black, hehehe)
Yach, kembali ke Wisuda. Disamping wisuda adalah akhir dari sebuah perjalanan panjang, wisuda juga merupakan awal dari sebuah perjalanan yang lebih panjang. Dengan diwisudanya seseorang, maka dia berhak menyandang predikat atau gelar yang sesuai dengan penjurusannya, hal ini merupakan pengakuan atas kemampuan yang dimilikinya. Dengan ijazah yang digenggamnya, seorang wisudawan diharapkan bisa menjadi pribadi yang bermanfaat, dan bisa mengabdi kepada diri sendiri, orang tua, masyarakat, nusa dan bangsa.

Dengan selesainya wisuda, para mahasiswa menjelma menjadi seorang tenaga kerja yang siap pakai, atau menjelma sebagai wirausahawan yang kreatif sesuai dengan ilmu yang dipelajarinya. Walaupun dalam prakteknya, masih banyak juga para wisudawan yang masih bingung untuk menentukan langkah. Ayo.. tetaplah semangat, senjata sudah ditangan, berjuanglah demi masa depan yang lebih baik...!!
Baca Selengkapnya »»